Patahku, Patah Kami dan Acuhnya Kamu
Membuang semua kenangan yang pernah ada
Sedalam
apapun yang ada di dalam hati
Jika keberadaan
kami tidak pernah di akui
Agaknya
memang lebih baik begini.
Aku sekarang
marah walau kemarin
Aku sedikit
mengakui bahwa aku sudah biasa saja
Aku
marah karena aku telah menghabiskan waktu
Yang begitu
lama untuk mencintai orang yang acuh
Tapi aku
tau. Aku tak lagi berada bersamamu
Semua
bujuk rayu itu sirna seketika
Aku gak suka dengan kebahagiaanmu
Aku benci
dengan binar matamu itu
Kau yang
acuh tidak pantas mendapatkan kebahagiaan
Apakah
aku begitu kejam?
Ya!! Aku
memang kejam
Aku tak
sudi mendo’akanmu penuh limpah bahagia
Kenapa?
Jika kau menanyakannya
Karena
kau begitu angkuh
Kau puas
dengan jalanmu?
Silakan
saja
Aku tau
aku hanya seonggok manusia yang tak ada nilainya
Hanya
1 orang yang tak akan kamu anggap ada
Tapi sakit
hatiku terlalu dalam
Kau dan pasanganmu itu terlalu aneh
Semoga kau tau apa arti kami
Walau
siapalah aku?
![]() |
| Sumber: Pinterest |
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar